Hot Topic

Advertise Here

Tips Blogging

Technology

Education

Inspirasi

Solusi

TAGGED UNDER:

Cara Membuat Recent Post Berdasarkan Kategori

Cara Membuat Recent Post Berdasarkan Kategori. Untuk pengoptimalan sebuah website, diperlukan usaha dan kerja keras, selain ketekunan juga kemauan untuk belajar. Merasa tidak puas pada pencapaian saat ini merupakan sebuah kunci kesuksesan. Setiap orang, dengan profesi apapun dipastikan mempunyai keinginan yang sama, yaitu sukses dan bahagia, selain bermanfaat bagi orang – orang yang ada disekitarnya.

Mungkin anda juga tertarik membaca beberapa artikel ini :
  1. Rahasia Sukses Blogging
  2. Kunci Sukses Adsense

Dalam pengoptimalan sebuah website atau blog untuk meningkatkan traffic (Baca Juga : Cara Meningkatkan Traffic Blog) atau meningkatkan pagerank (Baca Juga : Cara Meningkatkan Pagerank) yang nantinya akan berimbas kepada peningkatan page views sebuah situs web atau blog. Sebuah situs web yang mempunyai pengunjung yang banyak adalah sebuah situs yang mempunyai kualitas.


Ada beberapa patokan yang membuat sebuah situs dikatakan mempunyai kualitas yaitu Niche atau Tema, Konten yang berkualitas, dan Navigasi yang mudah sehingga memberikan pengalaman pengguna untuk mempunyai alasan mengunjungi kembali situs web tersebut.
Cara Membuat Recent Post Berdasarkan Kategori

Salah satu cara untuk membuat pengunjung betah berlama-lama adalah dengan membuat recent post berdasarkan kategori tertentu. Untuk membuat Recent post berdasarkan kategori tidaklah sulit, terutama bagi blogger yang sudah memahami cara edit sebuah blog.
Berikut saya akan membagikan cara membuat recent post berdasarkan kategori, perhatikan langkah-langkahnya :
  1. Saya yakin anda sudah login kea kun blogger anda
  2. Sekarang anda menuju ke menu tata letak (dalam bahasa Indonesia) atau lay out (dalam bahasa inggris
  3. Pilih posisi yang anda inginkan, apakah sidebar left atau sidebar right
  4. Pilih add gadget dilokasi yang anda inginkan
  5. Selanjutnya pilih add html dan copy kode dibawah ini

Langkah terakhir adalah menyimpannya dan lihatlah hasilnya. Jika sudah, silahkan tinggalkan jejak anda di kolom komentar, dan selamat bereksperimen semoga berhasil. Demikian artikel tentang Cara Membuat Recent Post Berdasarkan Kategori ini saya sampaikan untuk anda. Salam sukses selalu.



TAGGED UNDER:

Cara Riset Keyword Seratus Persen Ampuh

Cara Riset Keyword Seratus Persen Ampuh. Dijamin. Selamat pagi dan selamat beraktifias untuk para rekan-rekan blogger semuanya, baik yang ada di dunia maupun yang diluar dunia, yang sebangsa tanah dan sebangsa air, yang tua dan yang muda. Semoga anda sehat-sehat saja.

Setelah sebelumnya saya bertanya “Perlukah Riset Keywords?” (Baca : Perlukah Riset Keyword? ) yang membuat saya mencoba untuk terus berpacu dalam pembelajaran, belajar dan terus belajar. Berkeliling ke dunia maya mencari cara yang tepat untuk kehausan pengetahuan saya tentang keywords.

Akhirnya, sampailah saya menemukan salah satu cara yang paling ampuh dan jitu seratus persen bahkan mendekati seribu persen. Pada tulisan terdahulu saya telah membahas tentang keywords. Anda bisa membacanya dalam tulisan saya di 'Keywords, Pengertian dan Fungsinya Dalam artikel tersebut telah dijelaskan beberapa hal yang berkaitan dengan Keywords.
Lalu, Bagaimanakah Cara Riset Keywords?

Untuk menjawab pertanyaan diatas, sebaiknya anda mempelajari dulu tentang keywords (Baca Juga “ Perlukah Riset Keyword?”. Jika Anda sudah bisa memahami, setidaknya anda bisa mulai beraksi untuk menentukan target atau membuat kata kunci. Dengan pemilihan keywords yang tepat (Google lebih senang menyebutnya dengan Keywords Planer) maka kemungkinan besar Harga Klik untuk keywords tersebut berharga sangat mahal (Baca : Apa Arti HPK? dan Sekali Klik 179 Dollar.

Dalam membuat sebuah website atau blog, topic atau tema merupakan jenis keywords yang paling sederhana, secara tidak sadar bahwa sebenarnya kita sudah membuat keywords. Dalam hal ini juga bisa dikatakan sebagai Brand atau Merk Website atau Blog milik anda. 

Cara yang paling gratis dan sederhana dalam melakukan riset keywords adalah menggunakan mesin pencari itu sendiri, dalam search box, ada pengaturan yang meminta kita untuk memilih apakah menerima saran pencarian atau tidak. Nah, yang dimaksud saran pencarian disini adalah keywords itu sendiri.
Untuk lebih jelasnya perhatikan gambar dibawah ini !

Cara Riset Keyword Seratus Persen Ampuh
Berdasarkan gambar diatas, maka secara sederhana, untuk melakukan riset keywords secara ampuh adalah dengan mengikuti "Saran Pencarian". Namun terlebih dahulu anda harus mempunyai beberapa syarat seperti dibawah.
 
Bagaimana?? Sangat mudahkan untuk riset kata kunci atau keywords ini??. Namun saya menyarankan, sebaiknya sebelum anda membidik sebuah keywords tersebut ada baiknya anda mempunyai kemampuan memaparkan atau menjelaskan topic tersebut dengan bahasa dan cara anda sendri. Karena artikel yang berkualitas itu lebih penting dari pada mengcopy hasil orang lain. Artikel berkualitas menentukan atau menjadi tolak ukur kualitas sebuah website atau blog Baca juga : Tips Membuat Website Berkualitas Tinggi!!

Demikian artikel Cara Riset Keywords (Keywords Research) seratus persen ampuh ini saya sajikan buat anda. sebuah judul yang sangat menarik dan unik (menurut pendapat saya), semoga bermanfaat, akhirul kalam saya ucapkan wassalam.



TAGGED UNDER:

Pengertian PTK Menurut Para Ahli

Pengertian Teori Penelitian Tindakan Kelas (PTK. Pengertian Teori Penelitian Tindakan Kelas (PTK) menurut para ahli adalah sebagai berikut:
  1. Menurut Hopkins, 1993 (dalam Rochiati Wiraatmadja, 2009:11) Penelitian Tindakan Kelas (PTK) adalah penelitian yang mengkombinasikan prosedur penelitian dengan tindakan substantif, suatu tindakan yang dilakukan dalam disiplin inkuiri, atau suatu usaha seseorang untuk memahami apa yang sedang terjadi, sambil terlihat dalam sebuah proses perbaikan dan perubahan.
  2. Menurut Kemmis, 1993 (dalam Rochiati Wiraatmadja, 2009:12) menjelaskan bahwa penelitian tindakan kelas adalah sebuah bentuk inkuiri reflektif yang dilakukan secara kemitraan mengenai situasi sosial tertentu (termasuk pendidikan) untuk meningkatkan rasionalitas dan keadilan dari: kegiatan praktek sosial atau pendidikan mereka, pemahaman mereka mengenai kegiatan-kegiatan praktek pendidikan ini, dan situasi yang memungkinkan terlaksananya kegiatan praktek ini.
  3. Menurut Priyono, 1999 (dalam Sukidin, Basrowi, Suranto 2010:11) menyatakan bahwa PTK adalah strategi pengembangan profesi guru karena: (a) menempatkan guru sebagai peneliti, bukan sebagai informan pasif, (b) menempatkan guru sebagai agen perubahan, dan (c) mengutamakan kerja kelompok antara guru, siswa, dan staf pimpinan sekolah lainnya dalam membangun kinerja sekolah yang lebih baik.
  4. Menurut Sukidin, dkk, (2010:19-21) PTK dapat berjalan dengan baik apabila dalam perencanaan dan pelaksanaannya menggunakan 6 prinsip sebagai berikut:
  • Tugas pertama dan utama guru di sekolah adalah mengajar siswa sehingga apapun metode PTK yang akan diterapkan tidak akan mengganggu komitmennya sebagai pengajar.
  • Metode pengumpulan data yang digunakan tidak menuntut waktu yang berlebihan dari guru sehingga berpeluang mengganggu proses pembelajaran.
  • Metodologi yang digunakan harus cukup reliable sehingga memungkinkan guru mengidentifikasi serta merumuskan hipotesis secara cukup meyakinkan, mengembangkan strategi yang dapat diterapkan pada situasi kelasnya, dan memperoleh data yang dapat digunakan untuk “menjawab” hipotesis yang dikemukakannya.
  • Masalah penelitian yang diusahakan oleh guru yang seharusnya merupakan masalah yang cukup merisaukannya.
  • Dalam menyelenggarakan PTK, guru harus selalu bersikap konsisten menaruh kepedulian tinggi terhadap prosedur etika yang berkaitan dengan pekerjaannya.
  • Kelas merupakan cakupan tanggung jawab seorang guru, namun dalam pelaksaan PTK sejauh mungkin digunakan Classroom exceeding perspective, dalam arti permasalahan tidak dilihat terbatas dalam konteks dalam kelas atau mata pelajaran tertentu, melainkan dalam perpektif misi sekolah secara keseluruhan.
Pengertian PTK Menurut Para Ahli
Terdapat beberapa karakteristik dari PTK yang dapat dipelajari,diantaranya: problema yang
diangkat untuk dipecahkan melalui PTK harus selalu berangkat dari persoalan praktik pembelajaran sehari-hari yang dihadapi oleh guru; adanya tindakan-tindakan (aksi) tertentu untuk memperbaiki proses belajar mengajar dikelas.

Karakteristik PTK menurut Priyono, 1999 (dalam Sukidin, dkk : 2010:23-24), adalah: (1) masalah yang dijadikan objek penelitian muncul dari dunia kerja peneliti, (2) bertujuan memecahkan masalah guna peningkatan kualitas, (3) menggunakan data yang beragam, (4) langkah-langkahnya merupakan siklus, dan (5) Mengutamakan kerja kelompok.



TAGGED UNDER:

PENYEDIA JASA BANTUAN HUKUM

Pada pembahasan terdahulu kita telah mempalajari tentang Pengertian Bantuan Hukum, maka pada kesempatan pagi hari ini saya akan kembali membahas seputar Law atau Hukum yaitu  tentang Penyedia Jasa Bantuan Hukum.
PENYEDIA JASA BANTUAN HUKUM dan Lawyer, Law

Bantuan Hukum (Legal Aid atau Legal Assistance ) dalam perkara pidana dapat diperoleh tersangka atau terdakwa pada beberapa tingkatan atau tahapan yaitu pada tingkat penyidikan, pada tingkat penuntutan dan pada tingkat pemeriksaan perkara oleh Pengadilan dengan cara membayar jasa atau dengan cara cuma-cuma dari "Penasehat Hukum" yang memberikan jasa bantuan bagi tersangka/terdakwa.

Dewasa ini, yang dapat memberi bantuan hukum adalah mereka yang telah memenuhi syarat yang ditentukan oleh Undang-Undang atau Peraturan sebagai berikut :
  1. Reglement Van Orde en disciplin voor de advocaten en precereurs (Peraturan dan Disiplin bagi para Advokat dan Pengacara) S.29-422 Jo S.1932-4801.
  2. Keputusan Menteri Kehakiman No. JP. 14/2/11 tanggal 07 Oktober 1965 jo Peraturan Menteri Kehakiman No. 1 Tahun 1965
Berdasarkan 2 dasar hukum diatas, maka ada beberapa profesi yang berhak memberikan jasa bantuan hukum. Profesi ini tentunya diraih secara akademis dan mempunyai legalitas yang diakui oleh negara. diantara beberapa profesi atau lembaga yang berhak memberikan bantuan hukum adalah :
  1. Advokat / Pengacara (Lawyer), Seorang Sarjana Hukum yang secara resmi diangkat oleh Menteri Kehakiman. Memberi bantuan hukum baik diluar maupun dimuka Pengadilan, dan sebelum melakukan tugasnya terlebih dahulu mengangkat sumpah dihadapan Kedua Pengadilan Negeri/Setempat.
  2. Pengacara Praktek atau Pokrol yang diuji oleh Pengadilian Tinggi berdasarkan Peraturan Menteri Kehakiman No. 1 Tahun 1965 baik seorang Sarjana Hukum maupun bukan Sarjana Hukum yang melakukan pekerjaan memberi bantuan hukum dimuka pengadilan sebagai mata pencahariannya.
  3. Pembela-pembela isidentil, Sarjana Hukum yang tampil memberi bantuan hukum secara isidentil baik kepada instansi tempat ia bekerja atau kepada keluarganya.
  4. LBH (Lembaga Bantuan Hukum), baik yang bernaung dibawah suatu perguruan tinggi maupun dibawah suatu organisasi kelompok.
Demikian artikel tentang Penyedia Jasa Bantuan Hukum ini Heddy's Blog sajikan, semoga bermanfaat.



TAGGED UNDER:

CONTOH SURAT KETERANGAN DOMISILI

Selamat malam sahabat semuanya, bagi anda yang bekerja sebagai Aparatur Pemerintahan Desa tentunya sudah tidak asing lagi dengan surat menyurat. Hampir setiap hari selalu berhubungan dengan surat menyurat. Apakah itu surat keterangan, surat perjanjian atau pun surat lainnya.

Pada bahasan terdahulu saya telah memberikan beberapa contoh surat yang sederhana diantaranya Surat Perjanjian Jual Beli Tanah", Surat Perjanjian Kontrak Kerja dan masih banyak lagi yang lainnya.
CONTOH SURAT KETERANGAN DOMISILI

Setiap penduduk tentunya mempunyai Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan memegang Nomor Induk Kependudukan atau biasa disebut dengan NIK. Lalu bagaimana ketika ada seseorang yang datang kepada Anda selaku Aparatur Pemerintahan Desa dan mengajukan Surat Keterangan Domisili? Apakah Anda akan memberikannya? Ya. Sudah pasti itu adalah kewajiban anda Sebagai Aparat yang melayani dan berhubungan langsung dengan masyarakat. Sebagai Public Relations atau Public Services Anda dituntut untuk menguasai surat menyurat. Berikut akan saya berikan contoh sederhana tentang Surat Keterangan Domisili

PEMERINTAH KABUPATEN ....................

KECAMATAN...........................

DESA ...................................

Alamat : .................................................................


SURAT KETERANGAN DOMISILI
NO : 470/ /Des-2004/ /2014

Yang bertanda tangan dibawah ini Kepala Desa/Lurah ........................... Kecamatan ........................... Kabupaten ........................... Provinsi ........................... menerangkan dengan sebenarnya bahwa:
Nama                                            : MACUN
Tempat, Tanggal Lahir                    : Lebak, 10 – 12 - 1988
Jenis kelamin                                  : LAKI-LAKI/PEREMPUAN*)
Agama                                           : ISLAM
Pekerjaan                                      : Wiraswasta
Status Perkawinan                         : Kawin/Pernah kawin/Belum kawin*)
Alamat                                          : Kp. Pasirmantang RT 015 RW 004
                                                       Desa Pondokpanjang Kec. Cihara Kab. Lebak – BANTEN 42392

Berdasarkan data-data kependudukan yang ada pada kami serta keterangan RT / RW setempat adalah betul warga masyarakat Desa Pondokpanjang Kecamatan Cihara Kabupaten Lebak dan berdomisili di alamat sebagaimana tersebut diatas sekurang-kurangnya selama 6 (Enam) Bulan berturut-turut.

Demikian surat keterangan ini kami buat dengan sebenarnya sebagai ganti KTP yang bersangkutan, kepada yang berkepentingan agar mengetahui dan menjadi maklum.

..................., Tanggak .....................
Kepala Desa/Lurah................................


(HEDI)

Demikian Contoh Surat Keterangan Domisili ini saya sajikan buat Anda. Semoga bermanfaat



TAGGED UNDER:

Metode Pidato

Metode Pidato
Metode Pidato
Selamat malam sahabat, semoga selalu berada dalam lindungan-Nya. Setelah sebelumnya saya menyampaikan postingan atau artikel tentang Pengertian dan Tujuan Pidato maka pada kesempatan malam hari ini saya kembali membuat artikel baru tentang Metode Pidato.

Metode dalam berpidato, dapat diklasisifikasikan sebagai berikut: metode menghafal, metode naskah, dan metode ekstemporan (Djago Tarigan, 2006:40). Berpidato dengan metode menghafal dilakukan dengan cara menghafal naskah pidato yang telah disusun.

Berpidato dengan metode naskah dilakukan dengan cara membacakan naskah yang telah disusun. Sedangkan berpidato dengan metode ekstemporan pembicara menyiapkan sebuah naskah yang lengkap untuk disampaikan dalam pidato, akan tetapi pada pelaksanaannya naskah tersebut tidak dibaca seperti pada metode naskah.

Pendapat lainnya diungkapkan Soenjono Dardjowidjojo (2003:101), bahwa metode berpidato terbagi ke dalam empat kategori, yaitu metode naskah, metode hafalan, metode impromto (serta-merta), dan metode ekstemporan. Berikut beberapa pengertian tentang Metode Pidato dibawah ini :
  1. Metode naskah dilakukan dengan cara membacakan naskah pidato secara utuh.
  2. Metode hafalan dilakukan dengan cara menghafal naskah yang telah disusun sebelumnya.
  3. Metode impromto (serta-merta) merupakan cara berpidato seseorang yang tanpa persiapan apa pun, tanpa naskah dan tanpa hafalan. Apa yang saat itu ia ketahui, ia akan menyampaikannya kepada pendengar.
  4. Metode ekstemporan, ini dilakukan dengan cara menggunakan naskah namun hanya mencatat pokok-pokok bahasan dalam bentuk catatan-catatan kecil.
Demikian artikel Metode Pidato ini saya sajikan untuk sahabat, cukup ringkas, padat dan jelas semoga bermanfaat dan salam sukses selalu.



TAGGED UNDER: ,

Pengertian dan Tujuan Pidato

Pengertian dan Tujuan Pidato - Pidato merupakan kegiatan berbicara/berkomunikasi secara lisan dihadapan massa/orang banyak untuk suatu maksud dan tujuan (Djago Tarigan, 2006:34)
Pengertian dan Tujuan Pidato

Hal yang senada juga diungkapkan Soenjono Dardjowidjojo (2003:97) bahwa berpidato merupakan salah satu cara berkomunikasi dengan menggunakan lisan yang disampaikan di hadapan massa dengan maksud dan tujuan tertentu. Pengertian yang lain pun diungkapkan oleh Stuart, (1983) bahwa pidato merupakan pengiriman tentang suatu informasi kepada khalayak ramai.

Tujuan Pidato

Djago Tarigan (2006:35-38) merumuskan secara garis besar tentang tujuan pidato, yaitu informatif, rekreatif, argumentatif, dan persuasif. Pidato informatif yaitu pidato yang dimaksudkan untuk memberikan suatu informasi kepada orang lain. Pidato rekreatif yaitu pidato yang dimaksudkan untuk menciptakan suatu kegembiraan keakraban, dalam situasi yang menyenangkan. Pidato argumentatif adalah pidato yang dimaksudkan untuk menumbuhkan kesadaran atau bersifat mendidik. Sedangkan pidato persuasif adalah pidato yang dimaksudkan untuk mengajak kepada khalayak ramai untuk berbuat sesuatu.

Pendapat serupa juga disampaikan oleh Soenjono Dardjowidjojo (2003:97-98) bahwa pidato memiliki tujuannya masing-masing. Tujuan tersebut yaitu persuasif, argumentatif, informatif, dan deskriptif. Pidato persuasif bertujuan mempengaruhi emosi pendengar untuk berbuat sesuatu sesuai dengan keinginan pembicara. Pidato argumentatif bertujuan meyakinkan pendengar tentang kebenaran suatu pendapat. Pidato informatif bertujuan memberi tahu atau memberi informasi baik berupa pengarahan maupun penerangan. Sedangkan pidato deskriptif bertujuan melukiskan suatu keadaan.

Demikian artikel tentang Pengertian dan Tujuan Pidato ini saya sajikan dan Semoga bermanfaat



© 2014 Heddy's Blog. Designed by Bloggertheme9
Powered by Blogger.
back to top